Sebelum Sakit, Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue

#LiputanMedia

Bisnis.com, JAKARTA – Musim hujan identik dengan peningkatan penyebaran kasus demam berdarah degue (DBD). Pada awal tahun 2019, peningkatan kasus DBD dan angka kematian akibat DBD cukup signifikan. Untukmencegah penularan kasus ini, sebaiknya Anda megenali gejala DBD.

Tingginya angka kematian akibat DBD, salah satunya disebabkan karena keterlambatan penderita melakukan pengobatan. Oleh karena itu, perlu waspada dan mengenali tanda dan gejala penyakit yag disebabkna virus ‘dengue’ yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti .

Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)-FKUI Mulya Rahma Karyanti mengatakan, masa inkubasi DBD, yakni setelah adanya gigitan hingga muncul gejala DBD, rata-rata berkisar antara 5-10 hari.

Gejala yang muncul, antara lain mulai dari panas tinggi secara mendadak dan terus menerus selama 2-7 hari, sakit perut atau nyeri ulu hati, nafsu makan menurun, hingga mual-muntah, sakit kepala, dan merasa lemah.

Ada juga penderita DBD yang mengalami perdarahan spontan. Bila mengalami perdarahan, maka gejala yang muncul berupa bintik merah di kulit, perdarahan hidung (mimisan) atau gusi, berak dan muntah darah, menstruasi tambah banyak, dapat terjadi syok (kesadaran menurun, kaki dan tangan dingin).

Bila gejala yang ditunjukkan sudah sampai pada sakit perut terus menerus, muntah terus, mengalami penurunan suhu hingga kesadaran, maka sudah masuk taraf bahaya.

“Memasuki hari ke-3 demam justru itu memasuki masa bahaya. Jadi kalau hari ke-3 panas turun waspadai tiga hal, asupan minum turun, buang air kecil berkurang, tidur terus. Itu hati-hati, harus segera di bawa ke dokter,” ujar Karyanti di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Tiga penurunan aktivitas tersebut, kata Karyanti, merupakan tanda-tanda dehidrasi yang diakibatkan terjadinya kebocoran plasma darah. Kebocoran tersebut akan membuat pasokan oksigen ke otak menjadi berkurang sehingga menyebabkan penderita merasa mengantuk.

“Nah, itu hati-hati. Kalau fase syok dia makin bisa hebat dehidrasinya. Kalau ke rumah sakit datang telat dah sulit nyari akses infus ke pembuluh. Kalau sudah muntah darah, buang air besar berdarah itu biasanya berat, harus dirawat,” katanya.

 

Sumber berita: https://lifestyle.bisnis.com/…/sebelum-sakit-kenali-gejala-…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *