Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak di Masa Pandemi

#Liputanmedia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para orang tua perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi anak harus terpenuhi di masa pandemi Covid-19. Dokter Spesialis Anak Dina Muktiarti menerangkan kebutuhan nutrisi anak di masa pandemi harus tetap tercukupi dengan baik agar mencapai kondisi optimal yang diharapkan.
“Pemenuhan nutrisi anak berupa makanan pokok yang bervariasi, lauk pauk yang mengandung protein tinggi, sayuran, dan buah harus diperhatikan oleh orang tua,” katanya dalam Webinar terkait Optimalisasi Tanggap COVID-19 dengan Metode Edukasi Daring Bagi Guru di PAUD Provinsi Banten, beberapa waktu lalu.
Ia mengingatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan bagi balita adalah 300-400 gram per orang per hari. Dina juga memberikan pesan khusus untuk anak 2-5 tahun bahwa anak harus dibiasakan makan tiga kali sehari yakni pagi, siang, dan malam bersama keluarga.
Penting juga untuk membatasi konsumsi makanan selingan yang terlalu manis, asin, dan berlemak. Selain itu, anak perlu dibiasakan minum air putih sesuai kebutuhan. Bermain bersama dan melakukan aktivitas fisik setiap hari juga penting untuk perkembangannya.
“Selain itu, daya tahan tubuh anak di masa pandemi ini harus tetap dijaga,” katanya.
Caranya dengan selalu memakan makanan yang bergizi, melakukan aktivitas yang cukup, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta istirahat yang cukup. Ia mengatakan pengaturan nutrisi anak di setiap usia juga berbeda. Maka dari itu orang tua harus mengetahui kebutuhan nutrisi dan vitamin anaknya dengan baik.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari klaster Simulation based Medical Education and Research Center (SIMUBEAR) IMERI-FKUI, Universitas Indonesia, dr. Imelda Rosalyn Sianipar, M.Biomed, PhD mengatakan pentingnya memperhatikan kebutuhan nutrisi anak tidak hanya bagi orang tua. Guru PAUD juga perlu memahaminya sebagai orang tua di sekolah.
“Kegiatan webinar edukasi ini dilatarbelakangi keinginan pengabdi untuk memberi informasi kepada para guru mengenai langkah penanggulangan COVID-19, terutama untuk murid PAUD,” katanya.
Menurut dia, anak PAUD memerlukan pendampingan agar dapat memahami hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan di masa pandemi ini. Webinar terlaksana bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Provinsi Banten dan Ikatan Guru Taman Kanak- Kanak Indonesia (IGTKI).
Kegiatan edukasi dilakukan berbasis daring dan memiliki tantangan tersendiri dalam proses penyampaiannya. Namun, dipercaya bahwa dengan adanya komunikasi yang interaktif dan dukungan dari modalitas pengajaran melalui video dan media presentasi lainnya, tujuan edukasi dapat tetap tercapai.
Guru PAUD yang menjadi peserta dalam acara ini mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat dan praktis bagi guru PAUD untuk dapat tetap berperan aktif di masa pandemi yang masih berlangsung hingga kini. Kedepannya, diharapkan bisa tetap aktif mengadakan kegiatan edukasi secara daring ke tempat-tempat lain dan terus bersemangat dalam mengabdi bagi Masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *