Benarkah Orang HIV/AIDS Berisiko Tinggi Terkena Cacar Monyet?

#liputanmedia

Suara.com – Banyak yang beranggapan monkeypox atau cacar monyet cenderung menginfeksi orang dengan HIV/AIDS, mengingat mereka termasuk orang dengan kekebalan tubuh rendah.

Anggapan ini dibantah Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Infeksi, dr. Robert Sinto Sp.PD, yang mengatakan orang sehat tetap bisa tertular cacar monyet, meski dengan kondisi sistem kekebalan tubuh normal.

“Jadi penyakit ini bukan penyakit yang mengenai pasien dengan kekebalan tubuh menurun, karena pasien pasien sehat pun bisa terinfeksi oleh cacar monyet ini,” ungkap dr. Robert dalam diskusi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Selasa (10/8/2022).

Hal ini dibuktikan orang dengan HIV yang terinfeksi cacar monyet terpantau tetap memiliki kadar CD4 yang tidak terganggu, sehingga dipastikan kekebalan tubuhnya tidak mengalami gangguan signifikan meski terinfeksi HIV dan cacar monyet sekaligus.

CD4 adalah jumlah sel darah putih atau sel kekebalan tubuh yang dihancurkan oleh virus HIV, semakin rendah CD4 maka semakin besar pula risiko ia mengalami sakit AIDS.

“Kalau kita lihat lebih detail untuk mereka yang HIV, ternyata CD4-nya dalam keadaan cukup baik yaitu 680, dengan jumlah virus (HIV) yang juga tertekan,” jelas dr. Robert.

Adapun dari total seluruh kasus cacar monyet di dunia, ada sekitar 30 hingga 40 persen di antaranya menyerang orang yang terinfeksi HIV, atau golongan orang dengan sistem kekebalan tubuh menurun.

Seperti diketahui, orang dengan HIV memiliki kekebalan tubuh rendah karena sel darah putih atau sel kekebalan tubuh hancur dan jumlahnya menurun, yang hasilnya orang ini mudah terinfeksi berbagai penyakit seperti kuman, virus bahkan patogen sekalipun.

sumber berita: https://www.suara.com/health/2022/08/10/093059/benarkah-orang-hivaids-berisiko-tinggi-terkena-cacar-monyet