Dokter Spesialis Anak: Perempuan Lebih Banyak Terkena Lupus

#Liputanmedia

Jakarta, Gatra.com – Penyakit autoimun selama ini disebut lebih banyak menyasar kaum hawa, tak terkecuali penyakit lupus.

Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Nia Kurniati via Zoom dalam online symposium bertajuk “Peluncuran Aplikasi LUPUSKU: Aplikasi bagi Anak Pejuang Lupus”, yang disiarkan lewat YouTube PKB IKA FKUI RSCM pada Senin, (8/11).

Sebelum lebih jauh Nia menerangkan terkait hal tersebut, ia menjelaskan bahwa lupus merupakan salah satu penyakit yang mengenai sistem imun yang dikenal sebagai autoimun. Sedangkan autoimun yaitu sistem imum atau pertahanan tubuh manusia yang harusnya menjaga kesehatan manusia, namun malah berbalik menyerang tubuh sendiri.

“Autoimun biasanya terkena lebih banyak pada perempuan. Kalo masih di bawah usia pubertas 12-13 tahun, laki-laki cukup sering ditemukan ya dengan perbandingannya tuh enggak terlalu jauh,” ungkap Nia.

“Tapi begitu pubertas, perempuan jauh lebih banyak yang terkena lupus dibandingkan yang laki-laki,” imbuhnya.

Nia pun mengatakan bahwa lupus dapat ditemukan pada 1 keluarga besar, meskipun sampai saat ini pola penurunannya belum jelas. Di samping itu, saudara kandung, anak, atau sepupu penderita lupus tidak berarti terdapat kemungkinan terkena penyakit tersebut.

“Kalau ada saudara kandung atau anak atau sepupu yang menderita lupus apakah berarti saudara sedarah itu kemungkinan terkena lupus? Belum tentu ya, karena sampai saat ini kita tidak bisa memetakan penularannya atau penurunannya atau terjadinya lupus. Tetapi seandainya ditemukan gejala yang sama, tentu saja kita anjurkan untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Sumber berita: https://www.gatra.com/…/dokter-spesialis-anak-perempuan…