Info FKUIUncategorized

Rumus Kecukupan Asupan Air untuk Mencegah Dehidrasi Saat Puasa

#LiputanMedia

TRIBUNJOGJA.COM – Saat puasa tubuh tetap membutuhkan air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per hari agar terhindar dari dehidrasi.

Nah bagi kita yang menjalankan puasa Ramadan, ada cara yang cukup baik untuk dilakukan untuk menjaga asupan air tersebut.

Puasa adalah cara alami untuk membuang racun yang selama 11 bulan tertimbun di dalam tubuh. Selain membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, puasa juga sangat membutuhkan asupan air yang juga mencukupi agar pada saat berpuasa tubuh terhidar dari dehidrasi.

Kecukupan air putih per hari bagi tubuh minimal adalah 2 liter atau 8 gelas, dan jika kurang dari angka tersebut akan terlihat sekali tubuh mengalami dehidrasi.

Air putih menurut Ahli Gizi dari Departemen Gizi Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Sri Sukmaniah MSc, SpGK, adalah cairan yang paling alami untuk memberikan hidrasi pada tubuh kita karena air tidak mengandung pemanis (kalori), pewarna bahkan pengawet (preservative).

“Jadi walaupun ada cairan lainnya seperti soda, kopi atau susu, kita harus mencukupkan asupan air untuk tubuh,” dr. Sri menambahkan.

Jaga pola asupan air dan dahulukan air putih saat berbuka

Berbuka puasa dengan yang manis memang dianjurkan, tetapi meminum air putih terlebih dahulu juga dianjurkan. Menurut dr. Sri, saat ini banyak orang Indonesia yang pada saat puasa berbuka hanya dengan yang manis dan melupakan air putih.

Padahal, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis berkalori tinggi dapat mengakibatkan penimbunan kalori berupa lemak. Sedangkan air putih, selain dapat menghilangkan dahaga saat berbuka juga akan membantu tubuh menutupi kehilangan cairan saat puasa.

Selanjutnya, menurut dr. Sri, saat puasa kita harus pintar menjaga keseimbangan dalam memilih makanan dan minuman, baik yang dikonsumsi pada saat sahur atau berbuka. Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari akan menjaga keseimbangan hidrasi dalam tubuh.

Hindari minum yang berlebihan, karena minum terlalu banyak sekaligus dapat menyebabkan pengenceran darah dan hiponatremia (kadar natrium dalam darah turun dari normal). Sehingga, sangat penting untuk mengatur jumlah konsumsi air minum dari sahur hingga berbuka.

Penyataan di atas pun dibenarkan dr. Pradono Handojo, MHA pada diskusi Asupan Nutrisi yang Tepat saat Berpuasa. Menurutnya, untuk mengatur asupan air putih setiap orang bisa menggunakan pola 242.

“Dengan dibatasinya makan dan minum orang yang berpuasa, kita dapat mengatur konsumsi air dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur,” ujarnya. (*)

Sumber berita: http://jogja.tribunnews.com/…/rumus-kecukupan-asupan-air-un…