Kegiatan Penyuluhan 2015

Kegiatan Applied Knowledge Mahasiswa S2 Ilmu Gizi Klinik 2015

LOKASI KEGIATAN
Aula KDK, Jalan Pondasi no 22 Kampung Ambon Jakarta Timur

WAKTU KEGIATAN
Hari/Tanggal : Senin, 09 Mei 2016
Waktu : pukul 09.30 WIB – 12.10 WIB

TUJUAN PENYULUHAN
Melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kader Posbindu terhadap penyakit Diabetes Melitus

TUJUAN KHUSUS
1. Agar peserta dapat mengetahui faktor risiko Diabetes Melitus
2. Agar peserta dapat mengetahui mengenai bahaya Diabetes Melitus
3. Agar peserta dapat mengetahui cara pencegahan Diabetes Melitus
4. Agar peserta dapat mengedukasi warga Posbindu mengenai pola makan sehat untuk mencegah kejadian Diabetes Melitus
5. Agar peserta dapat membantu diabetesi untuk merawat dirinya sendiri, sehingga komplikasi yang mungkin timbul dapat dikurangi.
6. Agar kader dapat berfungsi dan berperan sebaik-baiknya didalam masyarakat.
7. Menekan biaya perawatan baik yang dikeluarkan secara pribadi, keluarga ataupun secara nasional.

MANFAAT KEGIATAN

  • Manfaat Bagi Subjek
  • Melalui hasil kegiatan ini diharapkan subjek yang berperan serta dalam kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran tentang Diabetes Melitus, sehingga dapat mengedukasi warga sekitar sehingga dapat melakukan pencegahan lewat perubahan gaya hidup.

  • Manfaat Bagi Institusi
  • Melalui hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat.

  • Manfaat Bagi Pelaksana
  • Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa S2 Gizi Klinik Universitas Indonesia selaku pelaksana dapat menerapkan dan memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama perkuliahan. Sebagai sarana untuk melatih cara berpikir sebagai ilmuwan dan klinisi.

KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pelaksanaan penyuluhan “Ada Apa Dengan Diabetes?”, dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari antusias peserta penyuluhan dalam mengikuti penyuluhan interaktif, sesi tanya jawab, dan pelatihan kader. Peserta juga memberikan feedback postif dan merasa mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan.


PENGMAS CERIA

Buku Bergambar CERIA, Metode Baru Edukasi Gizi pada Anak-anak

Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), SEAMEO-RECFON dan Kecamatan Senen Jakarta Pusat berkolaborasi menggagas sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang inovatif bertema edukasi gizi pada anak-anak. Program inovatif ini berupa metode fun learning pengembangan karakter (character building) dan edukasi gizi usia dini melalui Buku Bergambar.

Buku Bergambar CERIA, Cerdas, Bergizi, dan Aktif, merupakan perangkat edukasi interaktif yang dapat digunakan untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Buku Bergambar ini terdiri dari 3 seri antara lain seri 1 “Mantra si Monster Jaja” dengan topik Jajanan Sehat dan Kedisiplinan; seri 2 “Merah Matahari dan Tuwing si Kelinci” dengan topik Sayuran Hijau dan Kejujuran; dan seri 3 “Petualangan Seru di Pulau Rara” dengan topik “Piring Makanku dan Bersyukur”.

Pengembangan metode fun learning Buku Bergambar CERIA dimulai sejak tahun 2015 bersama dengan Pusat Kajian Gizi SEAMEO RECFON, luaran kegiatan yaitu modul CERIA yang dilengkapi flipchart TV dan permainan tumpeng gizi. Kemudian pada tahun 2017, melalui pendanaan dari hibah Pengabdian Masyarakat Kemristekdikti Tahun Anggaran 2017, tim pengabdi yang terdiri dari dr. Rina Agustina, MSc, PhD (FKUI); dr. Erfi Prafiantini, M.Kes (FKUI) dan Putu Chandra Dewi Kardha, S.Sos, M.Si (FISIP UI) mengusung “Metode Fun Learning Character Building dan Edukasi Gizi CERIA (Cerdas, Bergizi, dan Aktif) untuk Perbaikan Gizi Anak Usia Dini” yang berisi panduan edukasi gizi dan pengembangan karakter anak. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Gizi FKUI.

Sasaran program implementasi komik ini terdiri dari beberapa sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di lingkungan Kecamatan Senen Jakarta Pusat. Tujuan program ini untuk menjamin keberlangsungan kehidupan anak sejak awal dapat berlangsung optimal melalui upaya meningkatkan mutu asupan makanan anak yang diintegrasikan dengan program pembentukan karakteristik yang relevan dengan perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial emosi. Tim pengabdi berharap Buku Bergambar CERIA ini dapat menjadi salah satu karya Universitas Indonesia Untuk Indonesia.


PENGMAS CITA

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GIZI KURANG BALITA DI DESA SUJUNG

Kualitas sumber daya manusia salah satunya ditentukan oleh status gizi anak. Jika terdapat gangguan pada masa ini, maka akan berdampak tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan mental dan kecerdasan, yang pada usia dewasa terlihat dari ukuran fisik yang tidak optimal serta kualitas kerja yang tidak kompetitif dan berakibat pada rendahnya produktivitas ekonomi. Prevalensi balita gizi kurang di Provinsi Banten tahun 2013 yaitu sebesar 6,42%, laki-laki sebesar 7,56% dan perempuan sebesar 6,77%. Kurangnya pengetahuan gizi dan kesehatan ibu merupakan salah satu penyebab masalah gizi pada balita. Sikap dan perilaku dalam pemilihan makanan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan gizi. Pengetahuan gizi ibu yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari berpengaruh terhadap kondisi gizi keluarga. Praktek pemberian makan yang baik pada anak akan mempengaruhi kesehatan dan status gizi anak. Keadaan sanitasi dan penyakit infeksi pada balita juga dapat mempengaruhi status gizi.

Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bekerjasama dengan Direktorat Riset Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI), PKPU Human Initiative, dan Pemerintah Desa Sujung Provinsi Banten melakukan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi masalah gizi kurang balita, dengan dana hibah kolaborasi DRPM UI. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa aktif dan mahasiswa internship Program Studi Magister Ilmu Gizi FKUI.

Tujuan kegiatan yang dilakukan pada tahun pertama yaitu menyediakan pedoman media edukasi untuk para guru PAUD dan kader, sehingga dapat memperbaiki pengetahuan dan perilaku orangtua dan masyarakat terhadap pola asuh anak. Media edukasi yang dikembangkan berupa media edukasi CITA (Cerdas, Bergizi, Terampil dan Aktif) yang terdiri dari: Modul, Lembar balik, poster, kartu bermain dan Puzzle. Media tersebut memiliki keunikan karena disusun berdasarkan keadaan rural lokasi Desa Sujung serta berisi rekomendasi sesuai dengan ketersediaan sumber daya lokal. Dengan ini, kegiatan dilakukan untuk melibatkan partisipasi masyarakat khususnya kader posyandu dan guru PAUD dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan orangtua balita terhadap penanganan gizi yang berkualitas melalui media edukasi interaktif berbasis lokal.