Tim Mahasiswa FKUI Raih Juara 2 Pada Kompetisi Kegawatdaruratan Tingkat Nasional

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Tim Bantuan Medis Badan Eksekutif Mahasiswa Ikatan Keluarga Mahasiswa (TBM BEM IKM) FKUI meraih Juara 2 pada kompetisi Meridien Cup XI 2024. Acara tersebut diselenggarakan oleh TBM Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) pada tanggal 31 Mei hingga 2 Juni 2024 di Kampus FKK UMJ, Tangerang, Banten.

Meridien Cup XI adalah kompetisi tahunan yang diikuti oleh TBM Fakultas Kedokteran dari seluruh Indonesia. Tahun ini, acara mengusung tema “TRAFFIC: Become A Formidable Team in Dealing With Emergency To Save Yourself and Others” dan menghadirkan berbagai agenda menarik seperti Seminar Basic Life Support dan Trauma Muskuloskeletal, Lomba Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas, Medical Competition of Emergency and Traumatology (MCET), serta Lomba Cerdas Cermat Tanggap (CCT) MERIDIEN. Tim TBM BEM IKM FKUI, sebelum ke babak final lomba Cerdas Cermat Tanggap harus melalui dua tahap perlombaan, yakni Lomba Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas dan MCET. 

Dalam kompetisi Simulasi Kegawatdaruratan Lalu Lintas, tim TBM FKUI dibagi menjadi tiga kelompok: Tim Triase, Tim Evakuasi, dan Tim Tatalaksana. Tim Triase terdiri dari Haidar Hilmi Ramadhan (FKUI 2021), Qatrunada Maura Dakota (FKUI 2022), dan Zalfa Zahira (FKUI 2022). Tim Evakuasi beranggotakan Nailah Hasna Azzahra (FKUI 2022), Zefanya Parlindungan Simanjuntak (FKUI 2021), Ilham Fauzan Rahman (FKUI 2021), dan Zefanya Levia Damayanti (FKUI 2021). Sedangkan Tim Tatalaksana terdiri dari Jessica Angeline Yoswara (FKUI 2022) dan Bagus Ryan Rafiansyah (FKUI 2022).

“Tim kami diberikan skenario bencana. Pertama, Tim Triase melakukan triase terhadap korban, kemudian Tim Evakuasi memindahkan korban dari Red Zone ke Green Zone, dan terakhir, Tim Tatalaksana memberikan penanganan medis sesuai kondisi korban. Setelah simulasi, saya dan Naufal Ahmad Akbar harus menghadapi MCET dengan 100 soal MCQ untuk menambah poin,” jelas Ilham Fauzan Rahman. 

Tiga tim dengan nilai akumulasi tertinggi dari lomba simulasi dan MCET berhak melaju ke babak final. Tim TBM BEM IKM FKUI berhasil masuk tiga besar dengan total poin 111,5 dan melaju ke babak final Lomba Cerdas Cermat Tanggap.

Lomba CCT terbagi menjadi dua babak: pertanyaan wajib dan rebutan. Pada pertanyaan wajib, setiap tim diberikan lima soal dengan nilai 20 poin per jawaban benar. Sedangkan pertanyaan rebutan terdiri dari 10 soal dengan jawaban benar mendapatkan 100 poin dan jawaban salah mengurangi 20 poin. Dengan akumulasi nilai dari lomba simulasi, MCET, dan CCT, Tim TBM BEM IKM FKUI berhasil menjadi Juara 2.

“Tantangan terbesar adalah mengimbangi persiapan lomba dengan kesibukan akademis dan non akademis. Saat lomba simulasi, kami harus tetap tenang dan teliti dalam menolong pasien,” ujar Haidar Hilmi Ramadhan, leader tim simulasi.

Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB, mengapresiasi prestasi ini. “Prestasi ini tentu membanggakan FKUI dan menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa kedokteran perlu juga untuk menumbuhkan jiwa kompetitif, terlebih lagi bidang yang dilombakan ini pasti akan bermanfaat nantinya sebagai tenaga kesehatan. Kami akan terus mendukung dan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi pada kompetisi-kompetisi yang ada, bahkan kalau bisa selalu menargetkan untuk juara. Semoga keberhasilan ini memotivasi mahasiswa FKUI lainnya untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujar Dekan FKUI.

(Humas FKUI)