Sarjana

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) adalah Fakultas Kedokteran pertama, terbaik dan terbesar di Indonesia. FKUI paling unggul dalam pendidikan kedokteran, ilmu biomedik, riset dan ilmu pengetahuan medis klinis.

FKUI mengacu pada Program Standar Internasional di bidang pendidikan kedokteran yang ditetapkan oleh World Federation of Medical Education (WFME). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas di bidang pendidikan kedokteran. Konsep-konsep yang diimplementasikan di pendidikan kedokteran adalah untuk mencapai karakteristik The Five Star Doctor (WHO) sebagai berikut: 

Dokter Bintang Lima (the Five Star Doctor) :

  • Penyedia Pelayanan Kesehatan & Perawatan (Care provider)
  • Pengambil Keputusan (Decision-maker)
  • Komunikator yang baik (Communicator)
  • Pemimpin Masyarakat (Community leader)
  • Pengelola Manajemen (Manager)

FKUI sendiri menambahkan dua karakter yang diharapkan dimiliki oleh setiap lulusannya, untuk itu FKUI lebih mengenal the Seven Star Doctor, adapun dua karakter tambahan tersebut ialah :

  • Penelitian (Reseacher)
  • Iman dan Taqwa

Lulusan FKUI harus memiliki kemampuan untuk bekerja dan memberikan kontribusi, baik secara nasional, regional dan internasional. Terkait dengan hal tersebut, lulusan program ini harus memiliki kompetensi dengan standar internasional. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia merupakan keharusan bagi FKUI untuk dapat menghasilkan dokter-dokter Indonesia yang dapat berkompetisi dengan dokter-dokter dari luar negeri.

Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) FKUI 2005, ditetapkan kompetensi para lulusan FKUI  sebagai berikut:

A. Kompetensi Utama

  1. Komunikasi Efektif
  2. Ketereampilan Klinik Dasar
  3. Keterampilan menerapkan dasar-dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan epidemiologi dalam praktek kedokteran keluarga
  4. Pengelolaan masalah kesehatan pada individu, keluarga, dan masyarakat
  5. Memanfaatkan dan menilai secara kritis kesahihan teknologi informasi
  6. Mawas diri dan pengembangan diri dengan belajar sepanjang hayat
  7. Etika, moral dan profesionalisme dalam praktek

B. Kompetensi Pendukung

  1. Riset
  2. Pengelolaan kegawat-daruratan kedokteran dan kesehatan
  3. Manajemen pelayanan kesehatan


Mahasiswa FKUI datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara lain. Keragaman mahasiswa tersebut memberi tanggung jawab lebih kepada FKUI untuk dapat menyelenggarakan suatu pendidikan kedokteran yang membekali lulusan dengan pengetahuan menyeluruh tentang kedokteran dan kesehatan, dengan efisiensi biaya sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk masuk dalam program sarjana ini ada beberapa jalur masuk yang dapat ditempuh. Kuota terbesar adalah saringan melalui Seleksi Masuk UI (SIMAK UI), yakni sebesar 56%. Kemudian berikutnya adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yakni sebesar 14%. Sedangkan sisa kuota 30% adalah dari Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB), Ujian Masuk Bersama (UMB) dan Kerjasama Daerah Industri (KSDI).

Untuk info lebih lanjut tentang penerimaan di Universitas Indonesia, silahkan kunjungi  www.penerimaan.ui.ac.id